Selain dijalankan secara LiveCD, Ubuntu dapat diinstall ke harddisk
untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai sistem operasi tanpa harus
menggunakan CD. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk
menginstall Ubuntu ke harddisk :
Sejak versi Dapper Drake 6.06, Ubuntu menyediakan program instalasi
berbasis GUI yang sangat mudah. Kita hanya perlu mendouble klik icon
“Install” yang ada pada desktop.
Setelah mengklik icon “Install” yang ada di desktop, akan muncul window yang berisi wizard yang
akan menuntun kita untuk menginstall Ubuntu ke harddisk setahap demi
setahap. Pertama-tama kita harus memilih bahasa apa yang akan kita
gunakan :
Selanjutnya kita akan melakukan setting waktu dan tanggal. Kita
dengan mudah cukup mengklik lokasi kita di peta untuk memilih timezone
atau daerah waktu.
Lanjutkan dengan memilih setting keyboard yang kita gunakan :
Kemudian kita memasuki bagian yang penting, pengaturan account login.
Pada bagian ini kita akan diminta menginputkan username dan password
yang akan dipakai, juga nama host/mesin Ubuntu yang akan kita install.
Mempartisi Harddisk
Bagian berikutnya adalah pengaturan alokasi partisi harddisk. Dalam
menjalankan proses partisi ini kita harus hati-hati terutama jika
sebelumnya sudah terdapat data atau sistem operasi lain di partisi
lainnya, namun proses ini sudah jauh lebih mudah dibandingkan proses
partisi pada instalasi Linux lain atau versi Ubuntu sebelumnya.
Pertama-tama kita bisa memilih apakah kita akan membiarkan sistem
melakukan pembagian secara otomatis dan menghapus semua data untuk
menggunakan keseluruhan harddisk, atau kita bisa juga memilih untuk
melakukan partisi manual sesuai dengan keinginan kita dan memanfaatkan
pembagian partisi yang sudah ada sebelumnya pada harddisk kita.
Jika kita memilih untuk mengkonfigurasi partisi secara manual, kita akan
masuk ke tampilan QPartitioner. Bagi yang terbiasa menggunakan aplikasi
partisi harddisk berbasis GUI seperti PartitionMagic mungkin akan
sangat familiar dengan interface QPartitioner ini. Untuk melakukan
pembagian partisi kita cukup memilih / mengklik partisi atau free-space
mana yang akan dihapus atau diedit, lalu klik tombol “New”, “Delete”
atau “Undo/Redo”. Selain itu kita bisa juga mengatur property untuk
masing-masing partisi seperti jenis file system (ext2, ext3, fat32
dll.), ukuran partisi dan mount point.
Misalkan harddisk yang kita gunakan hardisk IDE 40GB yang dikenali sebagai “hda”. Berikut ini adalah
contoh pengaturan partisi :
Partisi hda1 : primary 8GB (ext3), untuk /
Partisi hda2 : extended 32GB, terdiri dari:
Partisi hda5 : logical 31GB (ext3), untuk /home
Partisi hda6 : logical 1GB (linux swap), untuk swap
Mount point “/”
Merupakan partisi untuk booting dan berisi sistem. Pada beberapa
kasus dan pertimbangan, partisi untuk “/” dan “/boot” idealnya
dipisahkan. Ubuntu membutuhkan minimal 3GB space untuk instalasi, 5-
10GB sudah sangat cukup untuk “/”.
Mount point “/home”
Partisi yang sengaja dipisah, dialokasikan untuk penyimpanan data
dari masing-masing user. Tujuan dipisahkannya partisi untuk data ini
adalah jika suatu saat kita bereksperimen dengan sistem Linux kita
seperti mengkompile kernel atau menginstall Linux lain, data tetap aman
dan terjaga karena terpisah di partisi lain.
Partisi “swap”
Untuk keperluan swap memori, idealnya adalah 2x besar RAM.
Untuk langkah-langkah selanjutnya kita hanya perlu mengikuti arahan yang
diberikan, mengklik tombol “Forward” atau “Install” dan biarkan proses
berjalan hingga selesai, pada akhir proses instalasi kita perlu
merestart sistem Ubuntu (jangan lupa mengeluarkan LiveCD Ubuntunya)
untuk menjalankan sistem Linux dengan menggunakan Ubuntu yang terinstall
di harddisk.
Untuk langkah-langkah selanjutnya kita hanya perlu mengikuti arahan
yang diberikan, mengklik tombol “Forward” atau “Install” dan biarkan
proses berjalan hingga selesai, pada akhir proses instalasi kita perlu
merestart sistem Ubuntu (jangan lupa mengeluarkan LiveCD Ubuntunya)
untuk menjalankan sistem Linux dengan menggunakan Ubuntu yang terinstall
di harddisk.
(sumber :http://daniey.wordpress.com/installasi-ubuntu/ )
Kamis, 14 Juni 2012
INSTALLASI UBUNTU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar